BUDAYA ORGANISASI

Budaya organisasi adalah potret atau rekaman hasil proses budaya yang berlangsung di dalam suatu organisasi pada suatu saat. Nilai yang sama (sharing) dianut oleh sebanyak mungkin warga organisasi. Melalui sharing, dapat mengetahui tujuan masing-masing dalam berorganisasi. Selanjutnya melalui learning process berarti berkomunikasi budaya, sosialiasi budaya, dan pewarisan budaya. Dibutuhkan kepemimpinan dalam menciptakan hubungan tersebut.

Hubungan antara nilai dan budaya

Nilai yang menjadi muatan budaya adalah nilai yang berfungsi sebagai masukkan bagi suatu organisasi yang berbudaya. Dalam organisasi, nilai diproses oleh para pelaku budaya dalam institusi terkait sehingga terbentuklah alat baru yang memuat nilai-nilai itu. Nilai sebagai salah satu unsure masukkan dalam organisasi diproses menjadi nilai tambah yang bersangkutan. Nilai tambah pada gilirannya akan berfungsi sebagai alat pembentuk nilai baru lainnya dan memerlukan alat baru yang lebih canggih.

Hubungan antara Budaya dan Manajemen :

  1. Sistem budaya
  2. Sistem ekonomi
  3. Sistem teknologi
  4. Sistem politik

Terbentuknya budaya organisasi :

  • Melalui tindakan dan perilaku para pendiri.
  • Nilai-nilai dasar yang dihadirkan sebagai budaya.
  • Manajer puncak dan masyarakat yang membentuk asumsi mengenai informasi.

sumber : Budaya Organisasi, Taliziduhu Ndraha.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: